Air Kelapa dan Lactobacillus (bakteri baik)

Air kelapa mengandung mineral yang sangat baik untuk tubuh manusia. Kandungan yang terdapat dalam air kelapa tidak hanya unsur makro, tetapi juga unsur mikro. Unsur makro yang terdapat adalah karbon dan nitrogen. Unsur karbon dalam air kelapa berupa karbohidrat sederhana seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol dan inositol. Unsur nitrogen berupa protein yang tersusun dari asam amino (arginin, alanin, sistin dan serin).

Bakteri baik (Lactobacillus sp) dapat tumbuh dengan baik pada media yang mengandung gula sederhana dan sedikit unsur nitrogen sehingga air kelapa merupakan media yang tepat untuk pertumbuhannya sekaligus sebagai starter. Selain itu air kelapa kaya akan potasium (kalium) hingga 17% dan mengandung berbagai macam vitamin seperti asam sitrat, asam nikotinat, asam pantotenant, asam folat, niacin, riboflavin, dan thiamin.

Siapakah yang mengelola makanan dan minuman di dalam tubuh? Jawabnya adalah ENZIM dan BAKTERI. Bila komposisi seimbang antara bakteri positif dan bakteri negatif, kita sehat. Namun keseimbangan itu menjadi rusak karena masukan dari luar berupa : lemak, penyedap rasa, pengawet, pewarna, pemanis, konsentrat pakan ternak, pupuk kimia, polusi air dan udara, kuman, virus, obat kimia, dll.

Untuk kembali sehat kita harus mengembalikan fitrah keseimbangan bakteri. Caranya? Masukkan sejumlah besar bakteri baik (Lactobacillus sp) ke dalam tubuh dan konsumsi makanan yang cocok untuk bakteri tersebut namun tidak cocok untuk bakteri jahat. Makanan ini disebut PREBIOTIK.

Repot? TIdak karena saat ini sudah ada BIOJANNA  (https://pradiptaabadi.wordpress.com/produk/minuman-fermentasi-air-kelapa/bio-janna/) yang mengandung Lactobacillus dan dibuat dari bahan dasar air kelapa yang sudah melegenda sejak dulu sebagai penawar racun dan meningkatkan stamina. Dengan minum BioJanna secara teratur keseimbangan bakteri dalam tubuh akan menjadi normal. Secara bertahap berbagai macam limbah dan racun dalma tubuh akan dibersihkan (proses detoksifikasi) dibuang melalui BAB, urine dan keringat. TUBUH KEMBALI SEHAT.

Iklan

Perbedaan Minyak Ikan, Omega 3 dan Squalene

1. Minyak Ikan / Cod Liver Oil adalah minyak ikan yang berasal dari hati dan lemak ikan  hiu besar yang hidup di permukaan air dan mengandung vitamin A, danD. Kedua vitamin tersebut dikenal untuk memperbaiki dan menyempurnakan pertumbuhan tulang dan kulit.

2. Omega 3 adalah nama populer untuk minyak ikan yang mengandung campuran Eicosapentanoid acid (EPA) dan Decoxahexanoid (DHA) yang berasal dari jaringan lemak ikan jenis Macharel, Herring, Sardine, Salem, Lemuru, Ansyol, dsb yang merupakan ikan yang hidup di permukaan air. Khasiat omega 3 diklaim berkhasiat menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah penggumpalan sel trombosit dan arteriosklerosis. Tetapi dalam penelitian selanjutnya manfaat omega 3 kalah jauh dengan minyak zaitun  (DR. Iwan T. Budiarso, Lancet, 1990, vol. 336 : 1313) karena di minyak zaitun mengandung zat aktif squalene.

3. Squalene adalah minyak berasal dari ekstrak ikan hiu botol (centrophorus atromarginatus) yang mempunyai kemampuan mengikat oksigen untuk membantu proses metabolisme di tubuh manusia.

Ciri untuk membedakan secara mudah Squalene dan Minyak Ikan (Omega 3) adalah :

  1. Dari sifat Fisik cairnya. Kapsul yang berisikan squalene dan kapsul yang berisikan minyak ikan secara bersamaan dimasukkan ke dalam Frezeer kulkas selama kurang 7 hari. Apabila Kapsul tersebut berisikan minyak ikan maka kapsul itu akan pecah karena minyak ikan akan membeku yang menyebabkan kapsul mengeras dan pecah. Sedangkan apabila kapsul tersebut berisikan squalene maka sampai kapanpun kapsul tidak akan pecah karena sifat dari squalene tidak akan membeku sampai titik –  70% derajat celcius.
  2. Dari sifat Fisik aromanya. Minyak ikan pasti kan berbau aroma amis seperti pada umumnya bau ikan. Sedangkan squalene mempunyai bau yang khas dan tidak amis.

Pepatah Cina Tentang Menanam Pohon

 

Lima Manfaat Tanaman Bagi Lingkungan

1. Mengurangi Kebisingan
Untuk rumah yang berada di pinggir jalan atau di daerah yang selalu ramai dan padat dengan aktifitas kendaraan bermotor, menanam tanaman di sekeliling pagar merupakan solusi praktis untuk Anda. Karena tanaman tersebut dapat meredam suara bising yang dihasilkan dari suara kendaraan dan mampu menyaring debu yang masuk ke dalam rumah, sehingga rumah Anda akan selalu bersih. Jenis tanaman yang cocok ditanam untuk kondisi ini adalah tanaman dari jenis semak.

2. Pendingin Alami
Jenis tanaman rambat dapat Anda gunakan sebagai penutup dinding rumah yang bersentuhan langsung dengan cahaya matahari. Sinar matahari langsung akan membuat suhu di dalam rumah meningkat, oleh karena itu menanam tanaman rambat dengan ketebalan kurang lebih lima centimeter mampu meredam panas yang masuk ke dalam rumah, sehingga kerja pendingin ruangan tidak terlalu berat dan juga menghemat penggunaan listrik.

3. Menyimpan Air Tanah
Air hujan yang jatuh langsung ketanah akan hilang begitu saja jika tidak ada akar tanaman yang mengikatnya. Dengan curah hujan yang tidak menentu dan musim kemarau yang semakin sulit ditebak, Anda dapat mensiasati ketersediaan air dengan menanam tanaman di pekarangan. Lahan tersisa di rumah Anda dapat dibah menjadi penampung air alami.

Lahan yang dibiarkan terbuka juga membuat suasana rumah terlihat kering dan gersang. Tanamlah tanaman – tanaman kecil seperti asoka, rerumputan, atau jika anda memiliki luas lahan yang memadai tanamlah pohon buah-buahan seperti jambu, mangga, atau nangka. Selain buahnya dapat Anda nikmati, perakaran tanaman keras tersebut mampu menjerap air lebih baik sebagai persediaan air ketika musim kemarau tiba. Selain dengan menanam tanaman Anda juga bisa membuat biopori untuk menampung air hujan yang jatuh ke tanah.

4. Bumbu Dapur Dan Obat Untuk Keluarga
Tanaman untuk bumbu dapur seperti daun pandan, lengkuas, dan jahe sangat mudah ditanam dan tidak memerlukan lahan yang luas. Jika memiliki keterbatasan lahan, Anda bisa pergunakan pot tanaman yang tersedia dalam aneka desain. Gunakanlah pot yang sesuai dengan besar tanaman yang akan ditanam dan sesuai dengan luas ruangan Anda. Aneka desain pot yang lucu juga bisa digunakan untuk menambah keindahan rumah.

5. Bunga Hias
Meja tamu atau ruang bersantai akan terkesan indah jika dihiasi dengan bunga yang berwarna – warni, namun jangan menggunakan bunga hias yang sudah dipotong perakarannya karena akan membunuh tanaman secara perlahan.

Jika menginginkan tanaman untuk hiasan meja sebaiknya gunakanlah tanaman hidup yang dapat dibudidayakan sendiri di rumah seperti tanaman bonsai atau kaktus mini. Tanaman tersebut akan tetap hidup selama Anda merawatnya, dan jangan lupa untuk meletakkannya diluar rumah ketika malam hari karena tanaman akan menggunakan oksigen untuk pernafasannya di malam hari dan mengeluarkan karbondioksida.

Sumber : belantaraindonesia.org